Tampilkan postingan dengan label sekedar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sekedar. Tampilkan semua postingan

kiamat bagaiman..?

Kamis, 23 Desember 2010


KIAMAT. Kata tersebut kadang membuat sebagian orang menjadi merinding, betapa tidak setiap kita membayangkan kiamat, maka yang muncul dalam pikiran kita adalah gambaran-gambaran mengerikan tentang kehancuran, kerusakan, kekacauan, kematian bahkan kemusnahan. Kengerian-kengerian tersebut telah menginspirasi para seniman perfileman Holiwood untuk mengangkatnya menjadi sebuah film, yang diharapkan dapat meraih keuntungan besar. Ada beberapa film yang telah dibuat untuk menggambarkan kengerian Kiamat antara lain: The Day After Tomorrow, Armagedon, Deep Impact, Eart Quake dan yang paling hangat adalah film berjudul 2012, bahkan film ini sempat menghebohkan hingga menyebabkan MUI di sebagian daerah melarang peredaran Film tersebut.

Dalam film-film tersebut digambarkan betapa dahsyatnya kerusakan yang diakibatkan Gempa bumi, Hujan meteor, banjir, tsunami,serta gunung meletus. Gedung-gedung hancur, menara-menara rubuh, tanah merekah, kota-kota tenggelam karna tsunami maha besar. Gambaran yang di buat dalam film-film tersebut sungguh Nampak nyata, sehingga orang orang yang menyaksikannya menjadi ngeri membayangkan kedahsyatan hari kiamat.
Namun yang perlu kita ketahui adalah bahwa kiamat yang sebenarnya jauh lebih dahsyat dari yang digambarkan dalam film-film tersebut.dalam film-film tersebut dikisahkan bahwa masih ada sekelompok orang yang berhasil selamat dari gempa yang memporak porandakan jalan dan gedung bertingkat serta gelombang tsunami setinggi gunung yang menyapu kota ditepi pantai, dengan naik pesawat terbang dan kapal raksasa. Pada peristiwa kiamat yang dikisahkan dalam Al Qur`an tidak seorangpun yang bisa selamat dari bencana dihari itu. Bumi terbelah dan memuntahkan semua isinya, gunung-gunung hancur beterbangan diangkasa bagaikan kapas yang dihamburkan, gedung bertingkat dan seluruh bangunan dibumi hancur porak poranda, Laut mendidih dan melimpah kedaratan dengan gelombang setinggi gunung, Angkasa dipenuhi dengan hujan meteor, badai, topan dan batu berapi yang dimuntahkan dari gunung yang meletus. Dalam kondisi seperti itu mana ada pesawat yang bisa terbang di udara, atau kapal yang mampu berlayar dilautan.
Berikut adalah gambaran kiamat yang tercantum dalam ayat-ayat al-quran:
1.      Gempa bumi besar terjadi di seluruh bagian dunia sehingga semua isi bumi keluar dan  membuat semua orang menjadi ketakutan serta bertanya-tanya, seperti yang digambarkan dalam surat Al-zalzalah ayat 1-3
إِذا زُلْزِلَتِ الْأَرْضُ زِلْزالَها (1) وَ أَخْرَجَتِ الْأَرْضُ أَثْقالَها (2) وَ قالَ الْإِنْسانُ ما لَها (3)
Apabila bumi diguncangkan dengan guncangannya ( yang dahsyat. (1)Dan bumi telah mengeluarkan beban- beban berat ( yang dikandung ) nya.(2 (Dan manusia bertanya:" Mengapa bumi ( jadi begini )".(3 (.

2.     Gunung-gunung meletus serta hancur, seperti yang digambarkan dalam surat al-qoriah ayat 5:
وَ تَكُونُ الْجِبالُ كَالْعِهْنِ الْمَنْفُوشِ (5)
Dan  gunung- gunung seperti bulu yang dihambur- hamburkan.
                                               
Serta at-Takwir ayat 3:
 وَإِذَا الْجِبالُ سُيِّرَتْ (3)
Dan  apabila gunung- gunung dihancurkan,

3.      Lautan meluap serta memanas, seperti yang digambarkan dalam surat Al-Infithor ayat 3

وَ إِذَا الْبِحارُ فُجِّرَتْ (3)
Dan  apabila lautan dijadikan meluap,
Serta at-Takwir Ayat 6:

وَ إِذَا الْبِحارُ سُجِّرَتْ (6)
Dan  apabila lautan dipanaska.

4.      Jagad raya hancur, bintang gemintang, matahari, serta planet-planet hancur seprti yang digambarkan dalam ayat-ayat berikut ini.

Al-Infithor ayat 1-2:

إذَا السَّماءُ انْفَطَرَتْ (1) وَ إِذَا الْكَواكِبُ انْتَثَرَتْ (2)
Apabila langit terbelah.(1)Dan  apabila bintang- bintang jatuh berserakan,(2)

At-Takwir ayat 1-2:

إِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْ (1)وَ إِذَا النُّجُومُ انْكَدَرَتْ (2)
Apabila matahari digulung.(1)Dan  apabila bintang- bintang berjatuhan,(2(

5.      Manusia berhamburan dan tak ada satupun yang selamat. Seperti yang digambarkan dalam surat al-qori`ah ayat 4:

يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَراشِ الْمَبْثُوثِ (4)
Pada hari itu manusia seperti anai- anai yang bertebaran,

Itulah beberapa Ayat-ayat Al-Qur`an yang sekilas menceritakan tentang kejadian atau gambaran tentang hari kiamat. Kebenaran akan datangnya hari kiamat dapat kita ketahui dari dalil-dalil rasional ataupun teks-teks dogmatis dalam kitab-kitab agama. Namun gambaran bagaimana kiamat itu terjadi hanya dapat kita ketahui melalui sumber-sumber dokmatis atau teks-teks agama, karena kejadian tersebut belum pernah terjadi, akalpun takbisa kita jadikan sumber informasi atau sarana untuk mengetahui gambaran hari kiamat yang akan terjadi.
Film film ini hanya pelajaran bagi kita, yang digambarkan pada film itu bukanlah kiamat total sebagaimana dimaksud dalam Qur`an. Itu hanya becana alam lokal yang memang akan banyak terjadi menjelang peristiwa kiamat yang sebenarnya. Dalam skala kecil bencana seperti film 2012 sudah sering terjadi di dunia ini, seperti gempa di China, Kobe, Thailand, tsunami Aceh, gempa Padang dan lain sebagainya. Tsunami dahsyat yang menenggelamkan seluruh kota di tepi pantai laut pasifik seperti Sydney, Hawai, Los Angeles, Hongkong, Jakarta, Taiwan dengan jumlah korban sampai puluhan juta orang bisa saja terjadi dimasa yang akan datang.
Sebaiknya kita tidak perlu terlalu memikirkan kapan terjadinya kiamat total seperti yang disebutkan dalam Qur`an. Ada hal yang lebih dekat dengan kita dan bisa terjadi setiap saat tanpa pernah kita duga sebelumnya, yaitu kematian. Hal paling utama bagi kita adalah mempersiapkan diri untuk menghadapi datangnya kematian itu dan mempersiapkan perbekalan untuk menghadapi kehidupan setelah hari kebangkitan diakhirat kelak sebagaimana yang telah diingatkan Allah dalam surat Al Hasyr ayat 18 :
al-hasyr-18
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(Al Hasyr 18)


syirik kah..?


membantah syirik ala wahabi

            Di negeri kita bahkan di seluruh dunia islam,ada sebuah fenomena menarik tentang mazhab wahabi,berawal dari dakwah yang diajarkan oleh sang pencipta yaitu syekh Muhammad bin abdil wahab at-tamimi yang lahir pada tahun 1111 H dan wafat pada tahun 1206 H.

            Banyak ulama’ yang mengecam mazhab wahabi karena melakukan pemusrikan dan pengafiran terhadap sesama muslim yang tidak sependapat dengannya.seperti syekh Muhammad bin abdil wahab pendiri mazhab wahabi tersebut,ia mengatakan”bahwa kaum muslim zaman kita itu lebih kafir dari pada orang kafir quraisy”dan saudara kandung dari Muhammad bin abdil wahab bertanya kepadanya”berapa rukun islam hai Muhammad? Lalu ia menjawab”ada lima” ya rukun islam memang ada limatapi engkau menjadikannya enam yaitu barang siapa yang tidak mengikutimu maka ia bukanlah seorang muslim”ini adalah rukumislam yang ke enam yang kau miliki.

            Dapat disimpulkan bahwa kaum wahabi telah melarang keras\ mengafirkan kita (umat islam) dengan alasan bahwa berziarah kubur adalah syirik dengan secara otomatis jika kita syirik maka kita menjadi kafir. dan di sini saya akan sebutkan riwayat-riwayat yang membantah tuduhan syirik ala wahabi yang menyatakan bahwa ziarah kubur adalah menyembah selain allah dan menyembah si mayit yang kita ziarahi kuburnya.mereka juga menyebutkan bahwa kita menyembah si mayit tersebut,kita telah menyekutukan allah dengan meminta kepada si mayit tersebut.sedangkan orang-orang wahabi ia tidak mau berziarah kubur,karena mereka hanya mau menyembah langsung kepada allah dan bukan selainya.memang benar hal tersebut kita harus menyembah allah langsung,akan tetapi kita berziarah ke kuburan para wali allah bukan untuk menyembahnya akan tetapi kami bertawasul melalui para wali allah tersebut,dan hal tersebut merupakan puncak ketauhitan dan agama islam menganjurkan untuk berziarah kubur.
Seperti riwayat ini:

وروي سليما ن بن بريدة عن ابه قا ل:"زار النبي قبر أمه في ألف مقنع قلم ير با كيا اكثر من يومئد"
“Sulaiman bin baridah meriwayatkan dari ayahnya, dan berkata: bahwa nabi mengunjungi \ berziarah ke kuburan ibunya dan nabi tidak pernah terlihat menangis seperti itu.”

            Dan riwayat di atas menunjukan bahwa nabi Muhammad S.A.W.W. berziarah kepada kuburan ibunya dan menangis di sana dan apakah nabi disebut sebagai orang kafir, padahal dia adalah nabi kita.dan itu tidak benar sama sekali. Dan jelas nabi pun berziarah,berarti ziarah kubur itu di perbolehkan.dan tuduhan syirik ala wahabi tersebut merupakan hal yang tidak dapat di benarkan.

kenapa kartini

Minggu, 28 November 2010

Gajah Mada dianggap sebagai pahlawan pemersatu Nusantara, padahal bagi orang-orang Swarnadwipa, Borneo, Celebes, Bali, dan lainnya, Gajah Mada tidak lebih sebagai seorang agresor dan penjajah. Dan sudah tepatkan RA Kartini dianggap sebagai tokoh pelopor kemajuan perempuan di Indonesia? Mari kita lihat fakta sejarah yang ada.
Faktanya adalah: delapan abad sebelum Kartini lahir, di Kerajaan Aceh Darussalam sudah ada tiga perempuan yang menjadi Sultan (Sultanah) dari 31 Sultan yang ada. Mereka adalah Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin (memerintah tahun 1050-1086 H), Sri Ratu Nurul Alam Naqiatuddin (1086-1088 H), Sri Ratu Zakiatuddin Inayat Syah (1088-1098 H), dan Sri Ratu Kamalat Syah (1098-1109 H).
Jika seorang Raden Ajeng Kartini baru bisa berdiskusi, bermimpi ingin ini dan itu, surat menyurat, dan mengajar di kediamannya, maka para perempuan Aceh sudah berjihad di belantara hutan memerangi kaum kafirin bersama-sama para Mujahidin prianya. Mereka adalah Laksamana Malahayati yang gagah berani dalam memimpin armada laut Kerajaan Aceh Darussalam melawan Portugis; Cut Nyak Din yang memimpin perang melawan Belanda setelah suaminya, Teuku Umar, syahid; Teungku Fakinah, seorang ustadzah yang memimpin resimen laskar perempuan dalam perang melawan Belanda, usai perang Fakinah mendirikan pusat pendidikan Islam bernama Dayah Lam Diran;
Lalu kita kenal ada Cut Meutia, yang selama 20 tahun memimpin perang gerilya dalam belukar hutan Pase yang akhirnya menemui syahid karena Meutia bersumpah tidak akan menyerah hidup-hidup kepada kape Belanda; Pocut Baren, seorang pemimpin gerilya yang sangat berani dalam perang melawan Belanda di tahun 1898-1906; Pocut Meurah Intan, yang juga sering disebut dengan nama Pocut Biheu, bersama anak-anaknya—Tuanku Muhammad, Tuanku Budiman, dan Tuanku Nurdin—berperang melawan Belanda di hutan belukar hingga tertawan setelah terluka parah di tahun 1904; Cutpo Fatimah, teman seperjuangan Cut Meutia, puteri ulama besar Teungku Chik Mata Ie yang bersama suaminya bernama Teungku Dibarat melanjutkan perang setelah Cut Meutia syahid, hingga dalam pertempuran tanggal 22 Februari 1912, Cutpo Fatimah dan suaminya syahid bertindih badan diterjang peluru Belanda.
Salah seorang pemimpin gerilya Aceh Darussalam, Pocut Baren, namanya diabadikan menjadi nama sebuah resimen laskar perempuan Aceh “Resimen Pocut Baren” yang merupakan bagian dari Divisi Pinong di Aceh semasa revolusi fisik melawan Belanda. Resimen perempuan Aceh ini sangat ditakuti Belanda karena terkenal tidak pernah mundur atau pun melarikan diri dalam setiap pertempuran. Mereka bahkan pantang menyerah hidup-hidup kepada penjajah.
Amat mungkin, disebabkan ruang gerak perempuan-perempuan Aceh yang sangat luas, tidak berbeda dengan kaum lelakinya, maka hal ini turut mempengaruhi cara berpakaian mereka. Prof. Dr. HAMKA menulis, “Di seluruh tanah air kita ini, hanya di Aceh pakaian asli perempuan memakai celana. Sebab mereka pun turut aktif dalam perang. Mereka menyediakan perbekalan makanan, membantu di garis belakang dan pergi ke medan perang mengobati yang luka.”
Mereka ini semua sudah sederajat dengan kaum prianya, di saat Kartini baru bermimpi. Dan satu lagi, adalah SALAH BESAR jika menganggap Kartini mencita-citakan persamaan antara perempuan dan laki-laki seperti dalam paradigma barat. Kartini bahkan menyerang peradaban barat. Hal ini tertuang dalam surat Kartini kepada Nyonya Abendanon, 27 Oktober 1902: "Sudah lewat masanya, tadinya kami mengira bahwa masyarakat Eropa itu benar-benar satu-satunya yang paling baik, tiada taranya. Maafkan kami, tetapi apakah ibu sendiri menganggap masyarakat Eropa itu sempurna? Dapatkah ibu menyangkal bahwa dibalik hal yang indah dalam masyarakat ibu terdapat banyak hal-hal yang sama sekali tidak patut disebut sebagai peradaban?"
Sebagai seorang Muslimah yang ingin mendalami Islam secara kaffah, Kartini juga menyerang upaya Kristenisasi terhadap umat Islam yang dilakukan kafir Belanda. "Bagaimana pendapatmu tentang Zending, jika bermaksud berbuat baik kepada rakyat Jawa semata-mata atas dasar cinta kasih, bukan dalam rangka kristenisasi? .... Bagi orang Islam, melepaskan keyakinan sendiri untuk memeluk agama lain, merupakan dosa yang sebesar-besarnya. Pendek kata, boleh melakukan Zending, tetapi jangan mengkristenkan orang. Mungkinkah itu dilakukan?" (Surat Kartini kepada E.E. Abendanon, 31 Januari 1903).
Kartini adalah seorang priyayi Jawa yang ingin memberontak terhadap kultur keraton Jawa yang menganggap perempuan hanya pantas untu di tiga tempat: Dapur, Sumur, dan Kasur. Jiwanya menyala-nyala ingin mendalami Islam dan menjadi salah satu pejuangnya. Kecintaannya kepada Islam membuatnya rela menjadi isteri kedua.
Jika Kartini sekarang masih hidup, dia pasti akan menyerang pengertian emansipasi yang ada seperti sekarang ini. Kartini akan menyerang kontes ratu-ratuan yang mengumbar aurat, Kartini akan menyerang keinginan perempuan untuk menjadi seperti pria yang sebenarnya berangkat dari perasaan rendah diri dan pengakuan jika pria lebih unggul, sebab menurut Kartini, perempuan dan laki-laki itu memiliki keunggulan dan juga kelemahannya masing-masing yang unik, sebab itu mereja memerlukan satu dengan yang lainnya, saling melengkapi.
Walau demikian, jika negara ini mau jujur, sesungguhnya predikat pelopor kebangkitan perempuan Indonesia bukanlah RA Kartini, namun para Srikandi Aceh Darussalam. HAMKA sendiri menulis: “Pikirkanlah dengan dalam! Betapa jauh perbedaan latar belakang wanita Aceh 358 tahun yang lalu itu dengan perjuangan wanita zaman sekarang. Mereka itu didorong oleh semangat jihad dan syahid karena ingin bersama menegakkan agama Allah dengan kaum laki-laki, jauh daripada arti yang dapat kita ambil dari gerakan emansipasi wanita atau Feminisme zaman modern sekarang ini.”
Namun itulah tadi, para penguasa bangsa ini sejak dulu selalu menganggap negara ini seolah-olah hanyalah Pulau Jawa, sehingga ketinggian peradaban di luar Jawa sama sekali tidak dihitung sehingga sejarah resmi negeri kita ini sampai sekarang masih sangat Jawa-Sentris. Ini jelas tidak adil dan tidak benar. Sama seperti bila kita menyebut Boedhi Oetomo sebagai tonggak kebangkitan nasional, ini pun salah besar karena Boedhi Oetomo adalah organisasi yang berada di ketiak Ratu Belanda dan banyak tokohnya bergabung dengan Freemasonry, sebuah kelompok Luciferian yang melayani Dajjal. Beda dengan Sarikat Islam yang sudah berdiri dan mencita-citakan kemerdekaan Indonesia tiga tahun sebelum Boedhi Oetomo lahir. Ini pun harus diubah.
Emansipasi dalam Islam itu tidak ada. Karena Islam sama-sama menganggap perempuan dan laki-laki itu sederajat, dengan hak dan kewajibannya masing-masing. Yang membedakannya hanyalah tingkat ketakwaan terhadap Allah Swt. Itu saja.
Emansipasi yang salah kaprah seperti sekarang memang merupakan racun yang disusupkan ke dalam otak kita semua. Dan kalau mau jujur, sebenarnya Barat sendiri juga tidak melaksanakan emansipasi seperti yang digembar-gemborkannya selama ini. Salah satu contoh mudah, negara Amerika Serikat yang sudah berusia 233 tahun presidennya selalu saja kaum pria. Belum ada perempuan Amerika yang dianggap pantas untuk menjadi presiden. Ini bukti yang tidak terbantahkan.
Dan jika perempuan Indonesia ingin meneladani Kartini, maka jadilah seorang Muslimah sejati. Yang menutup aurat, mencintai Islam, dan berani mengatakan al-haq walau kepada penguasa sekali pun. Itu saja. Wallahu ‘alam bishawab. Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.